Wabah Covid-19, Pemerintah Kucurkan Dana Rp 110 Triliun untuk Bantuan Sosial

Home / Berita / Wabah Covid-19, Pemerintah Kucurkan Dana Rp 110 Triliun untuk Bantuan Sosial
Wabah Covid-19, Pemerintah Kucurkan Dana Rp 110 Triliun untuk Bantuan Sosial Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat melakukan konfrensi pers melalui video live streaming, Selasa (31/3/2020). (FOTO: Istimewa)

TIMESSITUBONDO, JAKARTA – Pemerintah Indonesia kucurkan dana untuk penanganan virus corona atau Covid-19 sebesar Rp. 405,1 triliun. Sebanyak Rp 110 triliun dialokasikan untuk dana bantuan sosial.

Hal tersebut disampaikan presiden RI Joko Widodo dalam video konferensi pers yang dilaksanakan secara live streaming melalui channel youtube milik sekretariat presiden pada Selasa (31/3/2020). Dalam mengatur hal tersebut Jokowi telah menandatangani Peraturan Pemerintah pengganti Undang-undang, Perpu tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan.

Perpu tersebut memberikan pondasi bagi pemerintah, bagi otoritas perbankan dan bagi otoritas keunagan untuk melakukan langkah-langkah luar biasa dalam menjamin kesehatan masyarakat, menyelamatkan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan.

"Anggaran Perlindungan sosial akan diprioritaskan untuk Keluarga penerima manfaat, PKH (Program Keluarga Harapan)  yang naik 2 juta keluarga menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat. Juga akan dipakai untuk kartu sembako yang dinaikkan 15,2 juta orang menjadi 20 juta penerima," ungkapnya dalam konferensi pers tersebut

Anggaran Perlindungan sosial juga akan dipakai untuk kartu pra kerja yang dinaikkan dari Rp. 10 Triliun menjadi Rp. 20 triliun untuk bisa mengcover 5.6 juta orang yang terkena PHK, pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil.

"Juga akan dipakai untuk pembebasan biaya listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450 KVA dan diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan 900 kva," ujar mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Termasuk didalamnya juga untuk dukungan logistik sembako dan kebutuhan pokok yakni sebesar Rp. 25 triliun. 

Kucuran dana bantuan sosial yang terakhir terkait Covid-19 yakni keringan pembayaran kredit bagi pekerja informal dan pelaku UMKM. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com