Kampung Tangguh di Kota Malang Diproyeksikan Menjadi Kampung Wisata

Home / Berita / Kampung Tangguh di Kota Malang Diproyeksikan Menjadi Kampung Wisata
Kampung Tangguh di Kota Malang Diproyeksikan Menjadi Kampung Wisata Warga usai gotong royong kerja bakti di RW 19, Kelurahan Purwantoro, Kota Malang. Kampung Tangguh ini diproyeksikan menjadi kampung wisata. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, MALANGKampung Tangguh yang betul-betul mandiri disiapkan melalui swadaya dan gotong royong warga. Seperti yang dilakukan warga RW 19, Kelurahan Purwantoro, Blimbing, Kota Malang ini.

Perkumpulan warga bergerak melakukan kerja bakti di kampungnya untuk menyiapkan Kampung Tangguh menjadi Kampung Tematik yang dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Malang.

Kampung-Tangguh-malang-2.jpg

"Kita akan mengembangkan kawasan ini menjadi suatu kawasan wisata seperti Glintung Go Green (3G). Nantinya diharapkan menjadi rule model pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang di Kelurahan Purwantoro," ujar Lurah Purwantoro Moch Hadi, Minggu (31/5/2020).

Ia mengatakan, kekompakan warga sangat luar biasa apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Warga berkomitmen menciptakan Kampung Tangguh Mandiri yang nantinya bermuara kepada kebermanfaatan untuk warga itu sendiri.

"Kita kemarin ditinjau langsung oleh Gubernur Jatim. Harapan kami nantinya suatu kawasan Glintung ini bisa menjadi kawasan kampung tangguh yang mandiri. Karena dengan adanya kampung tangguh mandiri bisa membantu warga yang terdampak Covid-19 dapat tercover untuk kebutuhan hidup sehari-hari," tambahnya.

Ia berharap 24 RW dan 157 RT di Kelurahan Purwantoro ini mampu menangkap potensi seperti yang dilakukan di Glintung Go Green. Ia mengaku banyak RW yang berinisiatif untuk maju dan mau bekerjasama dengan Glintung Go Green.

Hanifah selaku Ketua Poktan Garuda menjelaskan, kegiatan kerja bakti massal warga ini untuk re-call memory sebelum adanya wabah Covid-19.

"Dari poktan, PKK, dasa wisma dan semuanya. Jadi kita kumpul lagi kerja bakti seperti dulu sebelum ada Corona. Tapi tetap jaga jarak. Ini namanya taman sayur dan buah," tandasnya.

Kampung-Tangguh-malang-3.jpg

Kampung ini kata dia merupakan binaan Bambang Irianto yang juga sebagai inisiator Glintung Go Green (3G). Bambang didapuk sebagai pembina sekaligus pembimbing untuk percepatan pengembangan kampung.

"Pak RW dulu awalnya juga mengawali. Baru menularkan ke orang lain. Warga bergerak juga untuk menghijaukan daerah sekitar rumahnya masing-masing," pungkas Hanifah. 

Meskipun warga yang bergerak didominasi oleh para lansia, pihaknya tak putus asa. Justru semangat juang semakin digenjot untuk terus mengembangkan Kampung Tangguh di Kota Malang. "Kami ingin memberikan contoh kepada yang lain. Ini lo lansia bisa bekerja dan bergerak tidak hanya diam di rumah," tegasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com