Desa Mengen Punya 'Kentongan Digital, Sekali Klik Android Se-Desa Berbunyi Otomatis

Home / Berita / Desa Mengen Punya 'Kentongan Digital, Sekali Klik Android Se-Desa Berbunyi Otomatis
Desa Mengen Punya 'Kentongan Digital, Sekali Klik Android Se-Desa Berbunyi Otomatis Desa Mengen Tamanan Bondowoso, terapkan desa berbasis digital (Foto: Ilustrasi TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, BONDOWOSO – Perkembangan teknologi komunikasi dimanfaatkan oleh sejumlah pemerintah desa. Salah satunya inovasi, yang dilakukan oleh Desa Mengen Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Jember ini, memiliki sistem keamanan berbasis digital. Atau bisa disebut 'Kentongan Digital', yang digagas oleh tim IT desa tersebut.

Kepala Desa Mengen, Ahmad Fauzan mengatakan sistem keamanan ini terhubung ke semua android warga yang ada di desanya. Tentu kata dia, mereka harus mengunduh aplikasinya di play store. Kemudian mereka harus registrasi ke balai desa. Hal itu demi keamanan bersama, karena sistem ini hanya untuk warga Mengen.

"Kita punya sistem. Seandainya di Dusun Krajan ada orang yang mencurigakan. Ketik tombol keamanan dipencet oleh warga dusun tersebut. Maka warga yang punya android se-Desa Mengen, akan berbunyi semua," katanya.

Menurutnya, sistem keamanan ini juga dilengkapi dengan informasi tempat. Misalnya, warga RT 1 Dusun Krajan yang memecet tombol keamanan. Maka lokasi tersebut akan muncul.

"Maka muncul di semua android warga, bahwa yang terjadi gangguan keamanan di Dusun Krajan RT 1," katanya.

Setelah diketahui ada gangguan keamanan, lanjut dia, maka warga atau pihak pemerintahan desa, bisa berkoordinasi dengan Polsek atau Polres Bondowoso.

Namun demikian, warga diingatkan tak boleh memainkan  tombol keamanan ini. "Jika warga memencetnya tanpa ada alasan atau sekedar main-main, maka akan ada sangsi," tegasnya.

Inovasi yang dilakukan oleh Desa Mengen tersebut, mendapatkan apresiasi dari Forkopimda Pemkab Bondowoso. 

"Aplikasi ini sudah bagus. Tinggal bagaimana masyarakat diedukasi agar merasa memiliki sistem ini. Setelah itu, pelaksanaannya pun harus maksimal," kata Dandim 0822 Letkol Inf Jadi.

Dia berharap, sistem ini mampu membantu dan mempermudah masyarakat. Khususnya di sisi keamanan. "Tinggal dimaksimalkan," imbuhnya.

Tak hanya 'Kentongan Digital', melalui aplikasi Desa Digital, semua data di Desa Mengen Bondowoso bisa diakses oleh semua warga.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com