Menkes Mendukung UHC dengan Kemudahan Akses Obat dan Vaksin

Home / Berita / Menkes Mendukung UHC dengan Kemudahan Akses Obat dan Vaksin
Menkes Mendukung UHC dengan Kemudahan Akses Obat dan Vaksin Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek. (FOTO: Ivan Iskandaria/TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, JAKARTA – Kemudahan akses ke obat-obatan, vaksin dan produk kesehatan memainkan peran utama dalam mendukung Universal Health Coverage (UHC) dan memastikan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengatakan komitmen politik Indonesia di tingkat nasional, regional dan global, memastikan akses ke obat-obatan, vaksin dan produk kesehatan yang efektif, aman, berkualitas, dan terjangkau melalui regulasi dan implementasi kebijakan yang efektif.

Hal ini disampaikan Menkes Nila Moeloek pada Side-event on Access to medicines, vaccines and health products pada WHA 72 di Gedung PBB, Jenewa. Menteri Nila mengatakan Indonesia, sejak 1980, telah mengembangkan Daftar Obat Esensial Nasional, yang terus diperbarui setiap dua tahun.

Sejak 2013, Indonesia juga telah menetapkan Formularium Nasional sebagai referensi bagi fasilitas kesehatan untuk memilih dan membeli obat-obatan.

“Perumusan Formularium Nasional dilaksanakan dengan cara yang terdokumentasi, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait," kata Menkes Nila Moeloek dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga telah bekerja sama dengan pemangku kepentingan terkait dalam membangun sistem pembelian online untuk proses pengadaan publik yang lebih efisien.

Manajemen rantai pasokan tetap merupakan masalah kompleks yang tidak dapat dilupakan. Oleh karena itu menurut Menkes, perlu dijaga dengan baik melalui koordinasi dan kolaborasi yang erat dengan semua pemangku kepentingan terkait.

“Saya yakin bahwa regulasi dan jaminan kualitas adalah aspek penting dalam meningkatkan akses ke obat-obatan esensial, vaksin dan produk medis," tutur Menkes.

Lebih lanjut Menkes mengatakan Indonesia juga mendukung kolaborasi global untuk mengembangkan mekanisme yang efektif, transparan dan partisipatif untuk negosiasi harga dan pengadaan gabungan untuk memastikan aksesibilitas dan keterjangkauan produk-produk medis penting. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com