Bamsoet Minta Penerima Beasiswa Luar Negeri Kembali Membangun Tanah Air

Home / Berita / Bamsoet Minta Penerima Beasiswa Luar Negeri Kembali Membangun Tanah Air
Bamsoet Minta Penerima Beasiswa Luar Negeri Kembali Membangun Tanah Air Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menerima pengurus Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) dan mahasiswa penerima beasiswa luar negeri di kantornya, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Foto: Istimewa

TIMESSITUBONDO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau yang kerap disapa Bamsoet meminta penerima beasiswa luar negeri baik S1, S2, maupun S3 dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.

Hal itu disampaikan Bamsoet saat menyambut pengurus Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) dan penerima beasiswa S1 hingga S3, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis (22/8/2019) kemarin.

"Yang terpenting, walaupun belajar di luar negeri, tetapi tak pernah lupa dengan Tanah Air. Sejauh apapun pergi, Ibu Pertiwi selalu menunggu kiprah anak-anaknya pulang membangun negeri," tutur Bamsoet melalui keterangannya, Jumat (23/8/2019).

Bamsoet berharap penerima beasiswa tersebut tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan.

"Dengan ilmu pengetahuan, setiap anak bisa meningkatkan harkat, derajat, dan martabat diri dan keluarga. Tanpa ilmu, hidup seperti tersesat dalam hutan belantara karena tak punya kompas sebagai penunjuk jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menyebut seluruh masyarakat Indonesia merupakan duta bangsa. Oleh karenanya, dirinya meminta penerima beasiswa luar negeri tak melupakan jati diri bangsa Indonesia yang beradap dan berbudaya.

"Sambil belajar, tak ada salahnya juga memperkenalkan kebudayaan dan keunggulan Indonesia kepada kawan-kawan sejawat dan lingkungan sekitar. Tunjukan kepada mereka betapa Indonesia merupakan surga bagi siapapun yang ingin berwisata, serta tempat yang produktif bagi yang ingin berinvestasi dan berusaha," ujar Bamsoet.

Sekadar informasi, dalam pertemuan Bamsoet dan pengurus Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI), hadir sekitar 28 anak penerima beasiswa luar negeri yang berasal dari selurub wilayah Indonesia. Di antaranya, Medan, Yogyakarta, Makasar, Belitung, Palu, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi Tengah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com