Jenderal Tito Karnavian Berhenti Dari Kapolri, Diproyeksikan Jadi Menteri?

Home / Berita / Jenderal Tito Karnavian Berhenti Dari Kapolri, Diproyeksikan Jadi Menteri?
Jenderal Tito Karnavian Berhenti Dari Kapolri, Diproyeksikan Jadi Menteri? Jenderal Tito Karnavian telah diajukan untuk berhenti dari jabatan Kapolri (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, JAKARTAJenderal Tito Karnavian akan segera meninggalkan tugasnya sebagai Kapolri. Ini setelah Presiden Jokowi mengirimkan surat kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait pemberhentian Jenderal Tito.

Surat bernomor R51 tertanggal 21 Oktober 2019 tersebut berisi permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri.

"Surat nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019. Hal: permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri," kata ketua DPR, Puan Maharani, Selasa (22/10/2019).

Puan Maharani menyebut Jenderal Tito Karnavian mundur dari Kapolri karena akan mengemban tugas negara lain. 

"Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya," ucap Puan Maharani seperti dikutip dari detik.com

Namun Puan tak menyebutkan Tito akan mengisi pos menteri apa. Ia meminta agar menunggu pelantikan menteri yang akan digelar pada Rabu (23/10) besok.

"Tadi saya menerima Kapolri, dan beliau menyampaikan bahwa akan diberikan amanah baru di pemerintahan. Namun apa? Ya kita lihat aja besok. Kan katanya besok ada pelantikan," pungkasnya. 

Sebelumnya, Jenderal Tito Karnavian telah dipanggil Presiden Jokowi ke istana Negara, Senin (21/10/2019). Saat itu dia beralasan pemanggilannya kemungkinan membahas situasi kamtibmas pasca pelantikan Presiden. Namun dengan surat Presiden kepada DPR terjawab bahwa Jenderal Tito diproyeksikan sebagai salah satu menteri di Kabinet Presiden Jokowi.
 

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com