Ahmad Basarah: PDI Perjuangan Tolak Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

Home / Berita / Ahmad Basarah: PDI Perjuangan Tolak Masa Jabatan Presiden Tiga Periode
Ahmad Basarah: PDI Perjuangan Tolak Masa Jabatan Presiden Tiga Periode Ahmad Basarah: PDI Perjuangan (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menyatakan, sampai saat ini, belum pernah ada pembahasan mengenai perubahan masa jabatan presiden menjedi tiga periode.

"Kami tidak pernah membahas mengenai masa jabatan presiden atau mengubah periode atau pasal UUD yang mengatur masa jabat presiden," ujar Ahmad Basarah kepada wartawan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PPP, Arsul Sani mengungkapkan, ada usulan perubahan terkait masa jabatan presiden. Masa jabatan presiden diusulkan berubah menjadi satu kali saja atau bahkan tiga kali masa jabatan.

Basarah pun mengingatkan, wacana mengubah satu pasal saja dalam rangka amendemen UUD sudah mendapat pro-kontra dari kalangan masyarakat, apalagi mengubah pasal yang sangat substansi mengenai masa jabatan presiden.

"Oleh karena itu dalam rapim menyepakati wacana amendemen ini akan diserahkan lebih dulu kepada alat kelengkapan MPR yang fungsinya melakukan pengkajian, menyerap aspirasi, mengolah, discuss," tegasnya.

Menurutnya, Fraksi PDI Perjuangan tidak sepakat jika ada wacana perubahan masa jabatan presiden menjadi lebih dari dua periode.

Sebab, ketentuan masa jabatan presiden saat ini yakni lima tahun dan dapat terpilih kembali untuk satu kali masa jabatan, sudah cukup untuk memastikan pembangunan nasional berjalan.

"Itu sudah cukup untuk sebuah pembangunan nasional, untuk menjalankan pembangunan, apalagi kalau sudah ada haluan, semua sudah ada roadmap-nya," tandas Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah soal wacana perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com