Dewan Pendidikan Jember Segera Terbitkan Buku Selawat untuk Anak

Home / Pendidikan / Dewan Pendidikan Jember Segera Terbitkan Buku Selawat untuk Anak
Dewan Pendidikan Jember Segera Terbitkan Buku Selawat untuk Anak Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief. (FOTO: Humas Pemkab Jember for TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, JEMBERDewan Pendidikan Kabupaten Jember segera menerbitkan buku selawat yang dapat dijadikan panduan bagi anak-anak muslim di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jember KH Abdul Muqit Arief dalam siaran pers, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, Dewan Pendidikan juga mengupayakan buku panduan agama lainnya bagi anak-anak nonmuslim.

Muqit menerangkan bahwa hal tersebut untuk mendorong Jember menjadi kabupaten religius.

"Saat ini, Dewan Pendidikan Kabupaten Jember sedang menyelesaikan tugas untuk membuat buku pedoman sholawat anak Jember. Ini merupakan salah satu agenda Dewan Pendidikan,” kata Muqit.

Dia menerangkan bahwa dalam menyusun buku itu, Dewan Pendidikan juga mengundang beberapa kiai yang berkompeten dalam selawat dan jamaah selawat untuk memberikan masukan.

“Karena di Jember banyak jamiyah selawat jadi kami undang untuk memberikan masukan, dan alhamdulillah semua pihak menyambut gembira,” ungkapnya.

Ada beberapa kriteria dalam buku panduan selawat anak Jember itu. Nantinya selawat yang digunakan tidak begitu panjang, karena hanya dimasukkan dalam acara doa di sekolah sehingga tidak sampai menganggu kurikulum sekolah dan tidak mengganggu jam belajar.

Sebisa mungkin, kata wabup, selawat itu sudah familiar di kalangan anak anak.

“Ini sebetulnya hanya pintu masuk saja. Tujuan akhirnya adalah bagaimana anak-anak Jember yang muslim Ini bisa menjadi anak yang cinta Rasul dan senang membaca selawat,” urainya.

Di samping itu, Dewan Pendidikan menginginkan Jember menjadi kabupaten yang religius, terutama untuk generasi muda.

Karena menjadi generasi muda yang religius, salah satu tolak ukurnya, kalau dalam Islam adalah cinta kepada rasul dan wujudnya senang berselawat.

“Saya yakin apabila anak Jember dari tingkatan TK, SD, SMP, RA, MI, MTS semuanya bisa sukses sesuai dengan rencana, senang berselawat akan berpengaruh terhadap pendidikan karakter anak-anak di Jember,” katanya.

Ada satu usulan baru dan sangat penting, masih kata wabup, untuk menghindari kecemburuan. Yakni Dewan Pendidikan juga diminta untuk bertemu dengan tokoh-tokoh agama Hindu, Budha, Katolik, dan Kristen.

“Kira-kira kalau dalam agama mereka apa yang harus menjadi titik tekan. Kalau Islam selawat kalau mereka apa,” imbuhnya.

Dewan Pendidikan Kabupaten Jember segera menerbitkan buku selawat yang dapat dijadikan panduan bagi anak-anak muslim di Kabupaten Jember, Jawa Timur. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com