Gunung Bromo dan Gunung Agung Berkaitan? Ini Kata Pengamat Gunung Api

Home / Berita / Gunung Bromo dan Gunung Agung Berkaitan? Ini Kata Pengamat Gunung Api
Gunung Bromo dan Gunung Agung Berkaitan? Ini Kata Pengamat Gunung Api Gunung Bromo (FOTO: Happy/ TIMES Indonesia)

TIMESSITUBONDO, PROBOLINGGO – Erupsi Gunung Angung di Kabupaten Karangasem, Bali sejak Minggu (26/11/2017) lalu, banyak dikaitkan dengan aktifitas Gunung Bromo di Jawa Timur. Apakah kedua gunung api itu berkaitan?

Kepada TIMES Indonesia, Kepala Pos Pengamatan Gunung Bromo, Ahmad Subhan mengatakan, Gunung Agung dan Bromo tak saling berkaitan. "Tidak ada kaitannya," katanya, Selasa (28/11/2017) pagi.

Menurutnya, pengaitan Gunung Bromo dengan Gunung Agung yang statusnya dinaikkan lagi menjadi awas (level IV), bukan yang pertama. Gunung Bromo juga sering dikaitkan dengan gunung api lain yang aktivitas vulkaniknya meningkat. 

Dia menjelaskan, status Gunung Bromo hingga kini masih waspada (level II). Status tersebut ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak 20 Oktober 2016.

Disinggung mengenai aktifitas vulkanik, pria yang biasa disapa Aan ini menyebut pandai-pandai saja. "Tidak ada hubungannya," ujarnya lagi.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Bromo pada Senin (27/11/2017) pukul 00 - hingga 24.00 WIB, secara visual, gunung nampak jelas, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih tebal. Tinggi antara 50 hingga 500 meter dari puncak kawah. Selain itu, terdengar suara gemuruh. 

Hal itu juga dikuatkan dengan cuitan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. “Terjadi tremor atau gempa menerus antara 0,5 hingga 1mm. Dominan 1 mm,” tulisnya, di laman twitter.

Masyarakat sekitar maupun aktifitas wisata di gunung terindah di Jawa Timur itu masih berjalan normal. Hanya saja, dalam status waspada atau aktivitas level II ini, masyarakat dihimbau untuk hati- hati dan tidak diperbolehkan untuk beraktivitas di radius 1 kilometer. Dari kawah aktif gunung Bromo.

Sementara itu, kepulan asap Bromo yang keluar karena peningkatan aktifitas itu, justru memukau wisatawan. Wahyuni, salah seorang wisatawan setempat, menyebut Bromo makin indah saat berasap. “Kalau cuaca sedang cerah, asap yang mengepul makin menambah indahnya. Jadi makin romantis,” katanya, Selasa (28/11/2017), singkat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com